MAKALAH
SISTEM
BAHAN BAKAR BENSIN
PADA
SEPEDA MOTOR
Disusun
: Angga Pebrian
PERGURUAN PERSATUAN UMMAT ISLAM
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PERSATUAN UMMAT ISLAM
SMK PUI CIKIJING
TEKNOLOGI DAN REKAYASA
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Komplek Cibodas Jl. SMK No.2 Cikijing '/ fax. (0233) 317193 Majalengka 45466
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat dan
karunianya Saya dapat menyelesaikan makalah “Sistem Karburator” ini guna
memenuhi salah satu tugas Pelajaran.
Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada guru mata pelajaran yang telah
membimbing dalam penyusunan makalah ini.
Besar harapan saya mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi
rekan-rekan, khususnya bagi penulis. Apabila dalam penyusunan makalah ini
terdapat kalimat atau bahasa yang kurang berkenan saya mohon maaf yang
sebesar-besarnya. Untuk itu kami mengharapkan ritik dan saran yang membangun
dari guna mencapai penyempuraan laporan penyusun kedepan.
Penyusun
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR................................................................................ i
DAFTAR ISI............................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah............................................................................... 1
B. Tujuan Penulisan.......................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Sistem
Karburator........................................................................................ 2
B. Cara Kerja
Karburator................................................................................. 3
C. Komponen
Karburator................................................................................. 4
D. Cara Servis
Karburator................................................................................. 6
E. Cara
Pemeliharaan Karburator..................................................................... 8
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan.................................................................................................. 9
B.
Saran............................................................................................................ 9
DAFTAR PUSTAKA
ii
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Hal yang
terpenting yang ada pada kendaraan salah satunya adalah karburator, kalau
misalkan komponen ini di tiadakan tentu saja kendaraan kita tidak akan
berfungsi. Maka dari itu kami sangat termotivasi untuk membahas materi tentang
Sistem Karburator.
Selain itu
juga Saya menyusun makalah ini guna memenuhi tugas Produktif Mulok salah satu
mata pelajaran.
B.
Tujuan
Penulisan
Tujuan dari pembuatan makalah ini
supaya Saya :
1.
Dapat
mengetahui sistem Karburator.
2.
Dapat
mengetahui cara Kerja Karburator.
3.
Dapat
mengetahui komponen Karburator.
4.
Dapat
mengetahui cara Servis Karburator.
5.
Dapat
mengetahui cara Pemeliharaan Karburator.
1
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Sistem
Karburator ( Karburation )
Karburator memang sangat penting dalam
kendaraan bermotor, karena karburator dapat mengatur akselerasi kecepatan
kendaraan pada berbagai tingkat beban dan kecepatan, kemudian dapat memudahkan
mesin untuk hidup, dan juga memberikan tenaga yang besar pada mesin kendaraan
dan juga bekerja dengan ekonomis.
Fungsi kerja pada karburator
ialah pada waktu zuiger bergerak dari TMA ke TMB didalam langkah hisap, maka
pada ruangan silinder terjadi pembesaran ruangan sehingga menimbulkan kehampaan
pada ruang bakar atau ruang silinder. Kehampaan ini mengakibatkan udara yang
ada diluar karburasi terhisap masuk melalui filter kemudian masuk melewati
bagian karburator. Bensin yang ada di dalam karburator ukit terhisap bersama udara
melalui nozzle sehingga membentuk partikel-partikel kecil yang bercampur udara
yang disebut dengan Gas. kemudian gas tersebut masuk kedalam ruang Silinder.
Besar lubang pada nozzel dapat diatur oleh sebuah jarum yang kebanyakan orang
menyebutnya jarum skep atau bahasa tehniknya
throttle valve. jadi jarum ini fungsinya mengatur jumlah bensin yang
keluar dari mulut nozzel. berikut contoh gambar cara kerja pada karburasi.
Adapun bagian-bagian yang wajib kita
ketahui dari karburator yaitu antara lain :
1.
Tutup jarum
skep berfungsi untuk menghubungkan jarum sekep dengan olor gas yang
menggerakkan jarum skep naik turun ketika gas di tarik.
2.
kancing
jarum skep berfungsi untuk mengancing jarum skep dengan skep ( throttle valve )
agar jarum tidak terlepas dari skep ketika skep digerakkan.
3.
Jarum skep
berfungsi untuk mengatur jumlah bensin yang keluar dari mulut nozzle.
4.
Skep
berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya udara yang masuk kedalam ruang
karburasi.
5.
Ruang jarum
skep / pipa saluran udara
6.
Baut
pengatur udara berfungsi untuk mengatur udara agar mesin stasioner
7.
Nozzle /
main jet berfungsi untuk jalur keluarnya bensin dari tampungan bensin keruang
bakar.
8.
Jarum
pengapung ( needle valve ) berfungsi untuk mengatur masuknya bensin dari tangki
bensin keruang karburasi.
9.
Pengapung
berfungsi untuk mengatur membuka dan menutupnya jarum pengapung dari pipa
saluran bensin keruang karburasi. Prinsip kerjanya adalah ketika ruang
karburasi dalam keadaan kosong maka pengapung tersebut akan bergerak turun yang
di sebabkan oleh gaya grafitasi. Sehingga jarum pengapung akan bergerak turun
sehingga mengakibatkan saluran bensin terbuka kemudian bensin akan masuk kedalam
karburasi. Setelah karburasi tersebut penuh maka secara otomatis pengapung akan
bergerak naik dan mendorong jarum pengapung keatas yang mengakibatkan
tersumbatnya saluran bensin dari tangki.
10.
Engsel atau
kancing pengapung
11.
Chuke
berfungsi untuk memperkecil tekanan udara yang masuk keruang bakar.
12.
Tampungan
bensin berfungsi menampung bensin yang mengalir dari tangki bensin
13.
Filter dan
kran bensin
B.
Sistem kerja
karburator
Cara kerja
pada karburator adalah ketika mesin dalam keadaan hidup (langsam), bensin dari
float camber ( tampungan bensin) masuk ke dalam lubang kecil pada jet stationer
(spoeyer langsam), masuknya bensin kedalam spoeyer ini diakibatkan karena
perbedaan tekanan udara antara tekanan udara pada float chamber dengan tekanan
udara pada venturi. Untuk menyempurnakan komposisi campuran bensin dan udara
pada saat mesin berputar lambat, maka pada karburator dibuat sebuah lubang yang
menembus dari bagian belakang karburator sampai ketempat spoeyer langsam. lubang
yang menembus karburator sampai kebagian spoeyer ini dinamakan airbleeder.
Air bleeder
dapat disetel oleh sebuah baut yang biasa dikenal dengan baut pengatur angin.
Setelah bensin yang masuk pada sepoeyer langsam bercampur dengan udara yang
masuk dari lubang air bleeder, kemudian keluar pada sebuah lubang yang disebut
Idle port. Posisi idle port ini berada dimuka nozzle utama, alasan mengapa idle
port di tempatkan lebih dekat pada mesin adalah disebabkan pada saat langsam
putaran mesinnya lambat dan aliran udara tidak terlalu cepat yang disebabkan
posisi throttle valve diam.
3
Ketika
mesinnya dalam putaran tinggi, bensin keluar dari nozzle yang dilengkapi dengan
jarum needle ( jarum skep ). Jika pada saat mesin langsam yang mengatur
komposisi campuran bensin dengan udara adalah baut pengatur udara, sedangkan
pada saat putaran mesinnya tinggi yang mengatur campuran adalah jarum skep
bersama katup skep. Seperti halnya air bleeder pada spoeyer langsam, spoeyer
utama inipun dilengkapi dengan air bleeder yang lubangnya menembus dari bagian
belakang karburator sampai ke bagian sepoeyer utama, hanya air bleeder untuk
spoeyer utama ini tidak dilengkapi dengan alat penyetel.
Tinggi
rendah perputaran pada mesin dapat diatur pada jarum skep yang bisa kita
kendalikan dengan cara menarik dan mengulur handle Gas pada stang motor.
C.
Komponen –
Komponen Dari Karburator, Dan Fungsi Dari Masing – Masing Komponen Karburator
a.
Ruang Bahan
Bakar.
Semua
karburator memerlukan suplai bahan bakar yang selalu stabil.penyuplaian bahan
bakar (dari tangki) akan dikendalikan oleh pelampung. Pelampung berfungsi untuk
mengatur/ mengontrol pergerakan jarum pelampung bedarkan jumlah bahan bakar
yang terdapat didalam ruang bahan bakar. Jarum pelampung berfungsi untuk
menutup dan membuka seluran bahan bakar dari tangki. Bila jumlah bahan bakar di
ruang bahan bakar telah mencapai ketinggian tertentu, maka jarum pelampung akan
menutup saluran dan sebaliknya, bila bahan bakar telah berkurang maka pelampung
akan turun dan jarum pelampung akan membuka saluran bahan bakar dari tangki.
b.
Choke valve
Choke valve
berfungsi untuk memperkaya campuran bahan bakar, terutama pada saat engine
dalam keadaan dingin. Untuk menghsilkan campuran yang kaya, pada saluran masuk
dipasang sebuah piringan (choke) yang dapat menutup saluran melalui saluran
utama. Pada saat choke valve ditutup, kevakuman yang terjadi disaluran udara
masuk akan “memaksa” bahan bakar lebih banyak keluar dari ruang bahan bakar
sehingga campuran menjadi kaya.
4
c.
Piston Valve
(Thorttle Valve).
Secar umum
piston valve mengatur besar kecilnya saluran venturi, tetapi kalau kita lihat
lebih jauh lagi, piston valve mengatur jumlah gas bahan bakar yang masuk
kedalam silinder engine.
Dilihat dari sisi ini maka fungsi
piston valve adalah:
•
merubah
putaran engine.
•
Mempertahankan
kecepatan engine (kendaraan) pada beban yang berbeda.
Piston valve
dilengkapi dengan jarum skep (jet needle) yang berfungsi untuk mengatur jumlah
bahan bakar yang keluar dari saluran utama (main jet).
Jarum skep
ini memilii beberapa posisi pengaturan yang dapat digunakan untuk menambah atau
mengurangi pengeluaran bahan bakar dari saluran utama.
d.
Main Jet.
Main jet
berfungsi untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar yang sesuai pada semua tingkat
keepatan engine putaran tinggi.
Hal ini
dimungkinkan oleh perubahan posisi piston valve. Semakin tinggi posisi piston
valve, maka semakin tinggi jarum skep terangkat, karena bentuk jarum yang
tirus, maka semakin besar celah antara main jet dengan jarum skep, maka semakin
banyak bahan bakar yang akan keluar dari ruang bahan bakar.
e.
Slow Jet.
Saluran ini
berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder engine pada saat engine
dalam kondisi putaran langsam. Pada kondisi ini pison valve dalam keadaan
menutup rapat.
f.
Piston Valve
Screw.
Sekrup ini
berfungsi untuk mengatur besar kecilnya posisi piston valve (gas) pada saat
engine putaran langsam.
g.
Pilot Screw.
Secrup ini
berfungsi untuk mengatur jumlah aliran udara yang masuk ke ruang silinder
sehingga diperoleh campuran yang tepat pada saat engine putaran langsam.
5
h.
Pompa
Akselerasi.
Pompa
akselerasi berfungsi untuk menambah jumlah bahan bakar saat engine mengalami
perubahan kecepatan putaran, dari putaran rendah ke putaran tinggi. Penambahan
bahan bakar ini diperlukan, sebab pada saat piston valve terangkat kevacuman
akan turun sehingga suplai bahan bakar akan berkurang.
D.
Cara Servis
Karburator
Pada motor,
karburator adalah suatu tempat dimana udara dan bahan bakar di campurkan untuk
menghasilkan gas yang nantinya akan dimasukkan keruang bakar untuk di bakar dan
menghasilkan tenaga.
Karburator
ini juga memiliki bagian- baigan diantaranya adalah pelampung , mainjet skrup
udara dan bensin throtlevale, pegas pengembali dll.
Karburator
apabila tidak dibersihkan secara berkala juga berakibat kurang baik bagi motor
karena dapat mengganggu suplai gas yang dihasilkan juga berakibat pada borosnya
bensin,
Alat yang dibutuhkan :
Langkah Pertama :
6
Langkah Kedua menyetel karburator :
7
E.
Cara
perawatan karburator
Karburator
vakum alias Karburator vakum (Constant Velocity) sudah jadi standar motor
keluaran terbaru. Bisa dilihat pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze
ZX130, Suzuki Thunder, Suzuki Satria F-150. Teknologinya sudah mengikuti
teknologi karburator mobil, pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar
yang irit plus buka-tutup gas yang halus.
Tapi,
kinerja karburator vakum bisa terganggu kalau salah perawatan, cara merawatnya
berbeda dengan karburator konvensional. Misalnya tidak disarankan buka boks
filter udara. Memang awalnya tarikan terasa lebih cepat, tapi kelamaan debu
bisa menghambat gerakan skep. Skep di karburator vakum beda karena bahannya
dari resin dilapis teflon. Bandingkan dengan skep yang umum dengan bahan logam
berlapis krom. Gara-gara kena debu, skep jadi macet dan lama kelamaan lapisan
teflon tergores, hasilnya motor susah langsam/nggak stabil.
Bagian lain
yang tak kalah sensitif adalah karet karburator vakum. Posisinya ada di atas
karbu dan ditutup lempengan besi. Waktu servis nggak perlu dibuka karena kalau
sampai salah rakit sehingga karet terjepit maka dapat mengakibatkan kebocoran
sehingga putaran mesin jadi ngaco. Karet vakum juga nggak boleh kena bensin.
Bisa melar atau paling parah tidak bisa digunakan lagi. Harganya mahal Bro.
Buat yang
biasa korek karburator konvensional dengan reamer atau memperbesar diameter
venturi. Hal ini jangan dilakukan pada karburator vakum, resikonya skep bisa
oblak yang bisa berakibat mesin susah hidup.
Karburator
CV bekerja dengan tekanan udara dari crankcase dan intake. Jadi perhatikan
kondisi selang vakum yang menuju karbu. Seumpama retak atau sobek, langsung
ganti baru karena mesin bakal susah hidup. Kondisi karet pemegang karbu dan
intake manifold tidak boleh ada kebocoran karena berimbas skep bakal susah
naik. Termasuk klep masuk yang tak lagi rapat pun bisa bikin daya isap ke karbu
vakum jadi melorot.
8
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Karburator
memang sangat penting dalam kendaraan bermotor, karena karburator dapat
mengatur akselerasi kecepatan kendaraan pada berbagai tingkat beban dan kecepatan,
kemudian dapat memudahkan mesin untuk hidup, dan juga memberikan tenaga yang
besar pada mesin kendaraan dan juga bekerja dengan ekonomis.
Fungsi kerja
pada karburator ialah pada waktu zuiger bergerak dari TMA ke TMB didalam
langkah hisap, maka pada ruangan silinder terjadi pembesaran ruangan sehingga
menimbulkan kehampaan pada ruang bakar atau ruang silinder
Cara kerja
pada karburator adalah ketika mesin dalam keadaan hidup (langsam), bensin dari
float camber ( tampungan bensin) masuk ke dalam lubang kecil pada jet stationer
(spoeyer langsam), masuknya bensin kedalam spoeyer ini diakibatkan karena
perbedaan tekanan udara antara tekanan udara pada float chamber dengan tekanan
udara pada venturi.
B.
Saran
Saran yang
dapat penulis sampaikan pelajarilah lebih dalam tentang Sistem Karburator
karena dengan mempelajari lebih dalam lagi maka kita akan mudah memahami
tentang karburator.
9
DAFTAR PUSTAKA
http://aannurafifi.blogdetik.com/2012/12/12/cara-perawatan-karburator/
Sumber : lativvital.blogspot.com
http://kuliahitukeren.blogspot.com/2011/07/komponen-komponen-dari-karburator-
dan.html
http://otomotif-jogjaevol.blogspot.com/p/karburator-karburation.html







0 Coment:
Posting Komentar